Hubungan antara Nazi dan Indonesia

Posted: by Aldian Kresna N. in Label: , ,

  Menampilkan foto-foto terkait antara Nazi dan Indonesia pada saat berkecamuknya Perang Dunia II

Dibawah bendera Matahari Terbit dan Swastika , para pelaut Jerman & Jepang dalam resepsi penyambutan awak U-511 di Penang tahun 1943

Latar tempatnya bukanlah di Eropa maupun Jepang , namun salah satu kota di Indonesia !

Makam prajurit Kriegsmarine Jerman di Cikopo Jawa Barat

Naskah Proklamasi diketik menggunakan mesin ketik dari kantor Kriegsmarine di Indonesia

Pangkalan Angkatan Laut Jerman di Malaya dan Indonesia, 1944-1945.

Penguburan Muhammad Husni Thamrin, 15 Januari 1941. Tampak di depan pemimpin Parindra, Woerjaningrat Soekardjo Wirjopranoto, dengan dikelilingi oleh kelompok Pemuda Parindra yang memberikan salam kebesaran Hitler.

Tentara Divisi Landstorm Niederlande SS yang berwajah Indonesia dalam tubuh waffen SS

Tim penyambutan Jerman di Dok Swettenham sedang bersiap-siap menunggu U-boat yang akan tiba sebentar lagi. Orang kelima dari kiri dalam foto ini adalah Wilhelm Dommes, komandan pasukan Jerman di Asia Tenggara.

Pada foto ini menunjukan Enam orang awak U-195 yang tadinya hendak bergabung dengan pejuang kemerdekaan di Bogor tapi kemudian malah tertangkap Belanda di Pasar Pesing, Jakarta. Mereka lalu ditahan di Penjara Glodok, terus di Pulau Onrust (September 1945 - Januari 1946), sebelum dipindahkan ke Malang sampai dengan tahun 1948 karena Inggris dan Belanda khawatir mereka berupaya dibebaskan oleh TKR dan para pejuang kemerdekaan lainnya. Berdiri, dari kiri ke kanan: Oberleutnant zur See Fritz Arp (16 Januari 1915 - 29 Juni 1963), Wachtoffizier; Maschinenmaat Erich Döring (29 Maret 1921); dan Hans Philipsen. Jongkok: Alfred Pschunder; Maschinenobergefreiter Heinz Ulrich (10 Agustus 1924); dan Oberleutnant (Ing.) Herbert Weber (3 Juni 1914). Saya tidak berhasil menemukan keterangan mengenai Philipsen serta Pschunder dalam daftar 95 orang yang pernah bertugas di U-195, karenanya bisa dipastikan mereka bukanlah awak kapal selam tersebut, tapi kemungkinan anggota Kriegsmarine lainnya yang ditempatkan di Indonesia

Upacara para awak U-181 di Penang

Kapal Belanda "Van Imhoff" yang mengangkut 412 tawanan orang Jerman dari Indonesia yang ditenggelamkan oleh pasukan udara Jepang . Banyak tawanan tersebut tewas / tenggelam akibat di telantarkan oleh kru kapal Belanda tersebut dan melarikan diri.


0 komentar :

W A R N I N G !

DALAM BERKOMENTAR SETIDAKNYA ANDA HARUS :

> BERTUTUR KATA YANG SOPAN
> TIDAK BOLEH SPAMING DI BLOG INI
> TIDAK BOLEH MENGANDUNG UNSUR LINK ATAU SEJENISNYA
> TIDAK BOLEH BERKOMENTAR DENGAN HAL YANG TAK PANTAS

ATAS KERJASAMANYA SAYA UCAPKAN TERIMAKASIH.
BY :ADMIN


Selamat datang

Halo para pengunjung ! Selamat menjelajah dan semoga ilmunya bermanfaat , terimakasih.